Tips Abadikan Gerhana Bulan Pakai Kamera Smartphone



ada peristiwa unik di langit, gerhana bulan total yang pun bertepatan dengan Super Blue Blood Moon, dimana orbit bulan lebih dekat dengan bumi,sampai-sampai bulan terlihat lebih besar.

Seluruh wilayah di Indonesia dapat melihatnya dengan baik pada ketika langit cerah. Dunia pun sedang mengabarkan peristiwa ini, dan pasti saja tidak sedikit yang hendak mengabadikannya, sebab momen inilumayan langka.

Jika mempunyai kamera DSLR dengan lensa tele yang cukup, pasti saja peristiwa ini dapat ditangkap dengan baik, namun untuk banyak sekali orang yang melulu mempunyai kamera smartphone, apakah dapat turut mengabadikannya? Bisa, dan ini sejumlah saran guna mengabadikannya dengan lebih baik.

Bukan gambar bulan besar laksana ini dengan rinci kawah dan kerutnya yang dapat ditangkap oleh kamera smartphone secara langsung, tanpapertolongan alat lain. Jika hendak menangkap gambar bulan laksana ini, kamera smartphone dapat melakukannya, dengan pertolongan teleskop ataupaling tidak binokular, atau ekstra lensa tele eksklusif smartphone dengan pembesaran yang cukup.

Dengan kamera smartphone tanpa pertolongan lensa pembesar, anda masih dapat mengabadikan gerhana bulan dengan baik dari segi penyajian potret yang berbeda. Biasanya anda membingkainya dengan potret landscape,dapat memadukannya dengan alam, pepohonan, kota, bahkan siluet atap-atap rumah. Tergantung kreativitas kita.

Foto bulan dengan format hanya bulatan putih kecil dengan kekosongan langit di sekitarnya, yang diciduk kamera smartphone bakal menjadi tidak menarik.

Ini sejumlah saran guna mengabadikan gambar gerhana bulan dengan kamera smartphone lebih baik.


1. Jika memungkinkan, pilih tempat yang tinggi, yang lumayan gelap. Lokasi yang tinggi seringkali lebih tidak tidak sedikit halangan, lebih tidak polusi, dan tempat yang lumayan gelap memungkinkan anda mengambilpotret yang lebih konsentrasi pada bulan, sebab cahaya selama yang terang dapat mempengaruhi hasil foto.

2. Kamera smartphone sekarang tidak sedikit yang telah dilengkapi dengan mode manual (pro), dimana kita dapat mengatur besaran ISO, EV, lama bukaan, AWB, dan beda sebagainya. Gunakan mode ini , dengan setingan utama pakai ISO sekecil barangkali supaya gambar malam hari tidak tidak sedikit noise, kecilkan pun EV, dan kompensasikan dengan bukaan lensa yang lebih lama, guna kamera smartphone dapat mengambil kontur alamselama dengan lumayan baik dan bulan tidak over bright.

Silahkan jajaki mengambil potret dengan shutter speed yang ber-variasiguna mendapatkan lama bukaan yang sangat pas, dan pasti saja janganpakai lampu flash.

Pada potret mode manual ini, set jarak konsentrasi kamera dengan manual focus ke infinity, dan atur komposisi dengan baik. Bulan tidak perlu tidak jarang kali harus di tengah, komposisi rule of third dapat digunakan.

Untuk memudahkannya, pada kamera smartphone dapat ditampilkan garis grid, untuk menolong komposisi. Komposisi yang baik ini yang memungkinkanpotret gerhana bulan dari smartphone kita pantas untuk dipamerkan di media sosial.

Untuk mereka yang tidak mempunyai pro atau manual mode pada smartphone-nya, dapat mencoba beberapa software baik di playstore maupun appstore,laksana manual camera, FV-5, dan beda sebagainya.

Beberapa kamera smartphone pun support memungut gambar dalam mode RAW, atau gambar yang tidak ter-kompres sampai-sampai data gambarnya masih komplit apa adanya. Mereka yang menguasai editing foto dapat mencoba mode ini guna editing yang lebih maksimal.

3. Kecuali kamera anda mempunyai pembesaran optikal, tidak boleh men-zoom digital gambar untuk memungut foto. Zoom digital bakal terlihat kasar, dan sebetulnya sama saja dengan nanti saat potret sudah anda ambil dapat di-crop. Untuk rinci yang tetap baik ketika di-crop, selalupakai megapixel maksimum dari kamera.

Jangan pakai filter digital ketika mengambil potret bulan, lebih baik editing seperti evolusi profil warna, peningkatan atribut, dan beda sebagainya, dilaksanakan belakangan.

4. Gunakan tripod, baik tripod besar atau mini, atau sandarkan kamera smartphone pada benda yang diam, laksana tembok, batu, atau pagar. Foto malam hari gampang sekali menjadi blur, lagipula jika kita memakai shutter speed yang lebih lama, jadi kamera smartphone sungguh-sungguh harus diam.

Jangan lupa, bersihkan pun lensa kamera, guna mendapatkan gambar yang benar-benar fokus, dan pakai timer contoh 2-5 detik pada settingan kamera, supaya foto baru dipungut setelah sejumlah detik kitamengurangi tombol rana, supaya gambar benar-benar diam, tidak terguncang jari kita.



Tips Abadikan Gerhana Bulan Pakai Kamera Smartphone