Waspada, Ini Tandanya Jika kita Sudah Kecanduan Gula

Seberapa tidak sedikit Anda santap gula dan makanan manis dalam satu hari? Jika terlampau sering, barangkali Anda tak melulu sekadar menyukainya, tetapi justeru sudah kejangkitan gula.

Ya, faktanya kejangkitan gula barangkali saja terjadi. Sama seperti kejangkitan obat-obatan, benak Anda bakal terus meminta untuk santap gula sebanyak-banyaknya. Sebenarnya, bagaimana tubuh dapat kecanduan gula? Apa saja tanda dari kejangkitan gula? Efek samping apa yang bakal terjadi ketika kejangkitan gula dan bagaimana mengatasinya? Simak ulasannya inilah ini.

Apakah gemar sekali makanan manis tanda saya sudah kejangkitan gula?

Banyak orang yang tak menyadari bahwa dirinya sudah kejangkitan gula. Hal ini terjadi dampak kebiasaannya yang selalu santap gula atau makanan manis. Ketika Anda kejangkitan dengan sesuatu, maka Anda tidak bisa lepas dari urusan yang menciptakan Anda kecanduan.

Dalam urusan ini, di antara tanda yang mudah disaksikan yaitu kita tidak dapat tidak santap gula atau makanan manis dalam satu hari saja. Bahkan, dari pagi sampai malam, barangkali pilihan makanan Anda ialah makanan manis dan bakal selalu menggali makanan manis.

Di samping itu, seringkali orang yang telah kejangkitan gula akan memakai gula dalam jumlah yang banyak, atau santap makanan manis dalam jumlah besar. Misalnya saja, setelah berlalu makan, kita selalu menggali makanan manis sebagai ‘penutup’.

Hal ini sebetulnya wajar, tapi saat porsi makanan penutup Anda justeru melebihi menu utama, maka dapat jadi kita sudah kejangkitan gula. Belum lagi, seringkali dari hari ke hari Anda bakal terus meningkatkan jumlah porsi makanan manis yang kita makan. Contohnya, hari ini kita sudah lumayan puas dengan santap es krim satu gelas, namun keesokan harinya ada kemauan lebih untuk santap es krim lebih dari satu gelas.

Bagaimana tubuh kita dapat kecanduan gula?

Gula ialah makanan utama untuk otak Anda. Jadi, saat Anda santap gula atau makanan manis, kita sedang memberi santap otak Anda. Nah, masalahnya muncul saat makan gula telah jadi kebiasaan.

Saat Anda santap gula, maka tidak lama lantas tubuh Anda bakal menghasilkan dopamin sebagai respon. Hormon dopamin ialah hormon yang menimbulkan perasaan senang. Oleh sebab itu, saat Anda santap makanan manis laksana cokelat, Anda bakal merasa senang, tenang, dan bahagia. Lalu, ketika Anda santap gula tidak sedikit atau santap makanan manis terus-terusan, malah malah merusak respon dari hormon dopamin.

Ketika respon hormon terganggu, maka satu gelas es krim telah tak lumayan lagi untuk menciptakan Anda senang sampai-sampai Anda memerlukan lebih dari satu gelas es krim untuk memunculkan rasa puas dan senang. Siklus ini bakal terus terjadi sebab hormon dopamin telah tak lagi peka dengan makanan manis yang kita konsumsi. Saat ini terjadi, maka kita mengalami kejangkitan gula.

Bagaimana menghentikan kejangkitan gula?

Mungkin Anda telah tahu bahwa terlalu tidak sedikit makan gula dan makanan manis dapat membuat kadar gula darah Anda gampang melonjak. Hal ini bakal buruk untuk kesehatan Anda. Apalagi, bila Anda telah mempunyai diabetes sebelumnya, kelaziman ini dapat mengakibatkan penyakit kita tidak terkendali dan bisa menimbulkan sekian banyak  komplikasi.

Sebaiknya mulai sekarang, batasi pemakaian gula Anda. Jika kita mempunyai diabetes, hindari atau kurangi menyeluruh pemakaian gula kita sehari-hari. Bila susah lepas dari makanan yang manis, Anda dapat mengubah gula dengan pemanis non-gula yang rendah kalori serta lebih aman guna gula darah Anda.

Waspada, Ini Tandanya Jika kita Sudah Kecanduan Gula