Emosi Bikin Lapar? Tahan Diri kita Dengan 4 Strategi Ini

Saat tidak sedikit masalah, orang-orang ingin untuk melampiaskan emosi dan stresnya dengan makan. Ya, kadang emosi buat lapar dan kita jadi hendak makan macam-macam. Ini ialah kebiasaan santap yang buruk dan tidak baik guna kesehatan. Di samping tidak menuntaskan masalah, kita malah dapat makan terlalu tidak sedikit sehingga lemak juga tertimbun dalam tubuh. Maka, Anda butuh menguasai pelbagai siasat yang ampuh menyangga nafsu makan saat emosi buat lapar.

Cara menyangga diri saat emosi buat lapar

Makan ketika emosi dikenal pun dengan emotional eating. Kebiasaan ini dilakukan tidak sedikit orang, barangkali termasuk kita sendiri. Ketika dilanda tidak sedikit pikiran, tidak sedikit orang melampiaskan stres dengan teknik makan. Makanan juga dijadikan pelarian dari emosi negatif yang kita rasakan. Seiring waktu, perbuatan ini bakal menjadi kelaziman dan bakal memengaruhi berat badan dan kesehatan tubuh kita secara keseluruhan.

Untuk itu, mengetahui teknik mengendalikan diri supaya tidak kalap santap sangat penting. Berikut ialah empat siasat kunci yang dapat Anda lakukan.

1. Kenali gejolak emosi kita sendiri

Langkah kesatu yang mesti kita lakukan ialah memahami bagaimana mood kita berubah dampak stres. Mood kita bisa pulang menjadi sangat buruk dan lantas membaik dalam hitungan menit atau jam. Mengetahui evolusi mood pada diri sendiri menolong Anda guna mengendalikan nafsu makan.

Dikutip dari Psychology Today, Sherry Pagoto, Ph.D., berasumsi bahwa kita usahakan menantikan saja hingga gejolak emosi yang kita rasakan mereda. Sepertinya memang susah, namun ada kuncinya. Ingat-ingat kapan Anda santap atau ngemil. Bila kita baru santap satu atau dua jam yang lalu, berarti ketika ini kita sedang emosi, bukannya lapar dan perlu makan.

2. Mengatur pernapasan

Saat emosi menguasai Anda, ambil napas dalam-dalam. Teknik pernapasan dalam tak melulu membuat kita lebih rileks, namun juga dapat meredam nafsu makan.

Caranya paling mudah. Duduk dengan posisi punggung tegak namun bahu rileks. Kemudian, tutup mata kita secara perlahan dan letakan tangan di atas perut sambil unik napas dalam-dalam lewat hidung. Perut kita seharusnya mengembang saat Anda unik napas. Tahan napas kita selama sejumlah detik, kemudian embuskan napas pelan-pelan melewati mulut. Perut seharusnya mengempis ketika Anda melemparkan napas.

Lakukan terus kiat ini berulang-ulang sekitar 3-5 menit atau hingga Anda menjadi lebih tenang dan hasrat untuk santap menghilang.

3. Hindari makanan kemasan yang tidak sehat

Ketika emosi buat lapar, makanan juga terlihat semakin menggiurkan. Jika di dekat Anda tidak sedikit makanan, godaan untuk santap jadi lebih besar. Jadi tidak boleh menyimpan terlalu tidak sedikit makanan, khususnya yang tidak sehat dan siap saji, dalam kulkas Anda.

Sebagai gantinya, simpan buah dan sayur pada kulkas sehingga sangat tidak Anda bakal mengonsumsi makanan sehat. Di samping lebih sehat, Anda mesti berjuang lebih keras guna mencuci, mengupas, dan mencukur buah atau sayur sebelum disantap. Kerepotan ini dapat membantu membatalkan niat kita untuk santap saat emosi melanda.

4. Cari teknik lain guna melampiaskan emosi

Supaya kita tidak kalap makan, cari teknik lain yang lebih sehat guna mengelola emosi. Setiap orang pasti punya metodenya masing-masing, contohnya lewat olahraga atau menggambar. Ada pun yang memilih guna menyanyi keras-keras atau curhat dengan orang yang dipercaya.

Biasakan diri kita untuk mengerjakan pelarian yang sehat tersebut, tidak boleh malah santap saat emosi buat lapar.

Walaupun tidak mudah, Anda butuh memotivasi diri dan mengawal disiplin supaya tidak santap kebanyakan dampak emosi yang memuncak. Jangan pernah memandang emotional eating ialah hal yang lumrah.

Emosi Bikin Lapar? Tahan Diri kita Dengan 4 Strategi Ini