Tanda-Tanda Overdosis Obat yang Perlu Segera Diwaspadai

Tanda-Tanda Overdosis Obat yang Perlu Segera Diwaspadai


Overdosis obat tidak selalu bersangkutan dengan narkoba. Penggunaan obat-obatan yang bertujuan medis juga dapat menyebabkan urusan ini. Overdosis bisa terjadi tiba-tiba saat seseorang minum takaran tinggi sekaligus, atau dengan takaran rendah secara bertahap sampai-sampai lama-lama zat obat menumpuk dalam tubuh. Overdosis obat ialah kondisi gawat terpaksa medis. Lantas, laksana apa fenomena overdosis obat?

Gejala overdosis obat yang sangat umum dan gampang dikenali

Overdosis obat dapat memunculkan efek yang bervariasi pada masing-masing orang, tergantung pada situasi tubuh seseorang, jenis obatnya, dan takaran takaran yang dikonsumsi.

Secara umum, gejalanya meliputi:


  • Perubahan menyeluruh pada firasat vital tubuh. Misalnya, suhu tubuh menurun atau naik menyeluruh tiba-tiba; denyut jantung seketika melemah atau justeru berdebar kencang tak beraturan; desakan darah turun menyeluruh atau bertambah tajam. Biasanya, sesuatu yang bersangkutan dengan masalah pada tanda vital dapat menakut-nakuti nyawa.
  • Napas pendek dan terburu-buru; susah bernapas; atau napas malah melambat.
  • Mual.
  • Muntah; sejumlah bisa muntah darah.
  • Kram perut.
  • Diare.
  • Pusing.
  • Hilang keseimbangan.
  • Kebingungan; linglung.
  • Rasa kantuk yang tidak tertahankan.
  • Kulit dingin dan berkeringat, atau malah terasa panas dan kering.
  • Nyeri dada, seringkali disebabkan sebab adanya kehancuran jantung atau paru-paru.
  • Hilang kesadaran; halusinasi; kejang; koma.


Gejala khusus cocok jenis obat

Tiap obat yang bertolak belakang akan memunculkan fenomena overdosis yang bertolak belakang pula. Gejala takaran obat berlebihan yang spesifik cocok jenis obatnya merupakan:


  • Antidepresan: pupil mata melebar, napas pendek-pendek, nadi lemah atau cepat, kulit berkeringat, dan koma.
  • Halusinogen: delusi atau waham, halusinasi, kejang, sampai tidak sadarkan diri.
  • Inhalansia: kejang dan tidak sadarkan diri hingga dapat menyebabkan kematian.
  • Ganja: paranoid, lelah berlebihan, delusi serta halusinasi.
  • Narkotika: kulit berkerut, kejang, napas pendek, sampai koma.
  • Stimulan: demam, halusinasi, kejang, hasutan (aktivitas motorik berlebih yang keluar dampak perasaan tegang), dan dapat menyebabkan kematian.


Jika sesudah mengonsumsi obat-obatan tertentu, kita atau orang lain merasakan gejala-gejala di atas, segera pergi ke lokasi tinggal sakit terdekat guna mendapatkan penanganan yang tepat. Asupan takaran obat yang di luar batas toleransi tubuh dapat membahayakan dan menakut-nakuti nyawa.

Seseorang tidak butuh untuk mengindikasikan semua tanda di atas sekaligus guna digolongkan sebagai overdosis. Hanya merasakan satu-dua fenomena saja tetap dapat ditafsirkan mereka butuh pertolongan darurat.
Baca selengkapnya »