5 Jenis Hipertensi Yang Perlu Diketahui Selama Masa Kehamilan

5 Jenis Hipertensi Yang Perlu Diketahui Selama Masa Kehamilan


Setiap ibu tentu memiliki berbagai macam perasaan saat mengetahui bahwa dirinya sedang hamil. Mulai dari perasaan senang, khawatir hingga kondisi kesehatan yang perlu diwaspadai karena sedang hamil. Ya, saat hamil setiap ibu hamil akan merasakan gangguan pada kesehatannya salah satunya yakni merasakan hipertensi. Hipertensi dalam kehamilan bukanlah hal yang biasa dan perlu diwaspadai oleh setiap ibu yang tengah mengandung. Tapi, sudah tahukah Anda bahwa terdapat berbagai jenis hipertensi yang dialami oleh para ibu hamil? Berikut ini 5 jenis hipertensi yang perlu diketahui dan diwaspadai oleh para ibu yang tengah mengandung. 

Kronik 

Hipertensi kronik berarti bahwa seorang ibu telah mengalami hipertensi bahkan sejak sebelum mengandung. Hal ini tentu perlu diwaspadai mengingat hipertensi bisa mengganggu para ibu hamil selama masa kehamilannya. 

Pre-eklampsia 

Jenis hipertensi berikutnya yakni pre-eklampsia. Jenis hipertensi yang satu ini berarti seorang ibu yang baru mengalami hipertensi pada lebih dari 20 minggu usia kehamilannya. Biasanya hipertensi ditemukan ketika pemeriksaan urin dan ditemukan protein didalamnya. Biasanya hipertensi jenis ini dialami oleh ibu yang belum pernah melahirkan dan telah berusia lebih dari 40 tahun ketika hamil. 

Eklampsia 

Jenis berikutnya yakni eklampsia. Jenis hipertensi yang satu ini merupakan kondisi hipertensi dimana seorang ibu yang telah mengalami pre-eklampsia dan telah mengalami kejang. 

Superimposed 

Superimposed atau berdampingan meruapakan kondisi hipertensi yang sudah dialami sebelum masa kehamilan dan mengalami fase pre-eklampsia di masa kehamilannya. Hal ini tentu perlu diwaspadai agar dapat melindungi bayi yang ada di dalam kandungan Anda. 

Gestasional 

Jenis hipertensi terakhir yang perlu Anda ketahui adalah gestasional. Jenis hipertensi ini terjadi ketika setelah persalinan. Biasanya ketika hamil seorang ibu akan mengalami hipertensi meski tidak terdapat protein dalam urinnya. Kemudian tekanan darah tidak turun hingga 12 minggu persalinan dan perlu diwaspadai oleh para ibu yang tengah mengandung. 

Itulah berbagai kondisi hipertensi yang perlu diwaspadai oleh para ibu hamil. Pahami juga tanda tanda melahirkan agar dapat membantu Anda ketika menjelang proses persalinan. Semoga bermanfaat.
Baca selengkapnya »
Alasan Mengecat Dinding Rumah Kurang Baik Menggunakan Warna Abu-abu

Alasan Mengecat Dinding Rumah Kurang Baik Menggunakan Warna Abu-abu


Sejak masuknya arsitektur canggih sekitar mula abad ke-20, abu-abu sudah menjadi tren warna yang diterapkan dalam desain interior. Baik guna hunian maupun tempat-tempat umum.

Bahkan sampai kini opsi cat abu-abu masih menjadi kesayangan di tengah tren hunian minimalis. Meski tampak bagus dalam segi estetika, tetapi ternyata warna itu mempunyai efek yang tidak cukup baik untuk kondisi psikologi seseorang.

Berdasarkan keterangan dari Claire Bond, seorang berpengalaman terapi warna asal Afrika Selatan, menjelaskan andai warna dipecah menjadi dua jenis, yakni color dan non-color. Abu-abu dan hitam masuk ke dalam kelompok non-color sebab keduanya tidak mempunyai energi laksana warna lain. Hal tersebut yang menciptakan abu-abu memiliki akibat yang tidak cukup baik.

“Secara psikologis, abu-abu tidak mempunyai energi yang dapat mendinginkan pikiran atau jiwa. Abu-abu dapat membuat kita merasa stuck dan tidak dapat memandang ke depan. Hal tersebut secara tidak langsung bakal menyulitkan kita dalam memungut keputusan-keputusan penting,” tutur Claire.

Claire menyarankan supaya abu-abu tidak dijadikan warna utama saat Anda mewarnai hunian. Sedikit tips darinya, warna itu harus dipadukan dengan warna beda yang lebih kuat, laksana merah, kuning, hijau, dan biru. Dengan begitu, bakal tercipta suatu energi positif untuk kesehatan psikologis Anda.

Sebagai opsi, Kansai Paint merilis warna Neutral of the Year, Ravine 62. Warna itu adalahhasil perpaduan antara abu-abu dan warna beige yang diandalkan dapat menyerahkan efek hangat, nyaman, dan tenang. Ravine 62 dapat dikombinasikan dengan warna-warna beda pada interior, dinding, atau furniture.
Baca selengkapnya »
Mengatasi Mata Bintitan Dengan Trik Alami dan Sederhana

Mengatasi Mata Bintitan Dengan Trik Alami dan Sederhana


Hordeolum atau bintitan ialah satu dari sejumlah infeksi mata, yang ditandai dengan timbulnya tonjolan merah di unsur kelopak mata. Adanya tumpukan kotoran, bakteri, dan sel kulit mati yang menyumbat kelenjar minyak di dekat bulu mata adalahdalang utamanya. Lantas, bagaimana teknik mengobati mata bintitan secara alami?

Pilihan teknik mengobati mata bintitan ala rumahan

Bukan melulu membuat Anda tidak cukup percaya diri, bintitan pada mata pun menimbulkan rasa tidak cukup nyaman ketika melihat sebab sakit, gatal, serta menambah produksi air mata.

Berikut ini pelbagai cara mengobati mata bintitan yang alami guna mempercepat proses penyembuhan, di samping memakai obat dari dokter:

1. Bersihkan dengan sabun dan air

Membersihkan mata bintitan dengan air biasa saja tidak cukup. Coba pakai tisu atau kain bersih yang telah diairi dengan air dan sabun sebelumnya, guna mengusap kelopak mata kita dengan perlahan.

Pastikan Anda memakai jenis sabun yang tidak memunculkan rasa pedih di mata. Rutin melakukan teknik ini masing-masing hari, dapat menolong mencegah timbulnya mata bintitan di kelopak mata lainnya.

2. Bersihkan dengan larutan air dan garam

Jika tidak hendak menggunakan sabun, opsi lain yang dapat dilakukan sebagai teknik mengobati mata bintitan yaitu dengan membersihkannya gunakan air garam. Sama seperti pemakaian sabun, larutan air garam dapat membantu menciptakan mata bintitan lebih bersih sebab menghilangkan bakteri.

3. Pakai kantong teh hangat

Kantong teh yang sudah digunakan ternyata masih bisa berfungsi untuk urusan lain. Ya, tidak boleh langsung membuangnya, sebab kantong teh bekas itu masih dapat digunakan untuk mengompres mata bintitan.

Sebenarnya Anda dapat menggunakan jenis teh apa pun, namun teh hitam dipercayai punya sifat antibakteri sekaligus efek meredakan pembengkakan yang baik guna mempercepat pengobatan mata bintitan. Atau bila telah terlanjur dibuang, Anda dapat mencelupkan kantong teh yang masih baru ke dalam segelas air hangat seolah sedang menciptakan teh.

Setelah itu, biarkan sekitar 1 menit hingga kantong teh telah agak dingin, lalu pakai pada mata tertutup selama 5-10 menit. Usahakan untuk menggunakan dua kantong teh yang bertolak belakang pada masing-masing mata.

4. Gunakan kompres hangat

Kompres hangat dapat jadi pilihan untuk menanggulangi mata bintitan, selain memakai kantong teh hangat. Kedua teknik tersebut sama-sama efektif sebab membantu mendorong nanah naik ke permukaan kelopak mata, sehingga dapat keluar secara alami.

Penting guna diketahui, bahwa tonjolan merah pada mata bintitan seringkali mengandung nanah. Itu sebabnya, tidak boleh khawatir saat ada nanah terbit dari mata Anda, karena dengan kata lain bintitan sebentar lagi bakal sembuh.

Anda dapat mencelupkan kain bersih ke dalam sebaskom air hangat, lantas peras hingga tidak terdapat lagi air yang menetes. Letakkan kain di atas mata sekitar 5-10 menit. Ulangi urusan ini sejumlah 3-4 kali masing-masing hari.
Baca selengkapnya »