Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Menyalip Kendaraan


Menyalip kendaraan di depan telah menjadi unsur dari kegiatan berkendara. Tapi, tak tidak banyak dari pengendara yang salah ketika bermanuver dan justru berdampak celaka. 

Mengutip data Korlantas, Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menuliskan bahwa kemalangan yang diakibatkan karena kekeliruan dalam menyalip berkontribusi sebesar 67 persen. 

Jusri menambahkan, kemalangan saat menyalip kendaraan disebabkan pengendara mempunyai bidang pandang yang terbatas atau akrab dinamakan sebagai blind spot.

“Sehingga tidak secara jelas memahami situasi di depan kendaraan yang bakal disalip. Lalu pada situasi tertentu kendaraan rentan hilang kendali,” katanya. 

Berdasarkan keterangan dari Jusri, kemalangan yang sering terjadi sebab saat menyalip, kendaraan bakal melaju pada lajur yang berlawanan. Ketika menghadapi bidang pandang yang terbatas, pada saat tersebut lah bisa jadi besar kemalangan terjadi.

“Umumnya kendaraan yang menyalip akan memungut jalur lawan, rentan terjadi kecelakaan, istilahnya adu domba (muka kendaraan saling bertabrakan),” Jusri menambahkan.

Ia pun menyerahkan 10 tahapan aman menyalip kendaraan, yaitu: 

1. Pastikan lampu sein menyala sebelum dan ketika menyalip

2. Pastikan performa mesin masih lumayan untuk menyalip

3. Pastikan lajur kanan dalam suasana kosong atau aman

4. Jangan menyalip di tanjakan atau tikungan

5. Hindari menyalip dari segi kiri, kecuali dalam situasi darurat

6. Hindari menyalip kendaraan yang sedang mengobarkan lampu sein

7. Bunyikan klakson maksimal 2 kali ketika menyalip

8. Pantau kendaraan di belakang melewati kaca spion

9. Gunakan gigi lebih rendah guna mendapatkan akselerasi lebih cepat

10. Apabila ketika menyalip tiba-tiba terdapat mobil dari arah berlawanan, batalkan segera kemauan menyalip

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Menyalip Kendaraan