Cara Menyimpan Bumbu Dapur Agar Tetap Berkualitas


Menjaga kualitas bumbu dapur berarti mengawal nilai nutrisi yang terdapat di dalamnya. Supaya kita tetap mendapatkan guna dari lada, cabai, adas, dan bumbu dapur lainnya secara maksimal, teknik menyimpan, membeli, dan menggunakannya pun harus benar. Beberapa tips inilah akan menolong Anda menyimpan bumbu dapur dengan baik dan benar, seperti:

1. Jangan biarkan bumbu dapur berantakan

Setiap kali berlalu memasak, kita mungkin menempatkan wadah dengan asal dan lupa guna merapikannya kembali. Menata wadah bumbu dapur secara asal, malah akan mempersulit kita nantinya. Wadah bumbu dapur dapat terjatuh sebab tersenggol dan mencemari lemari. Ini juga dapat mempersulit kita untuk mengejar bumbu dapur yang tidak jarang Anda pakai karena letaknya yang semrawut.

Jadi, tidak boleh malas untuk membereskan wadah bumbu dapur ke lokasi semula. Atur wadah bumbu dapur yang sering dipakai pada tempat yang gampang dijangkau.

2. Simpan pada wadah yang tepat dan beli cocok kebutuhan

Sayur dan buah memang sangat gampang busuk bila dikomparasikan dengan bumbu dapur. Meski bertahan lama, bumbu dapur pun lama-lama pun akan menurun kualitasnya. Supaya tetap tahan lama, Anda butuh menyimpan bumbu dapur pada wadah yang sesuai.

Untuk bumbu dapur yang berbentuk serbuk atau kering, laksana lada, merica, atau adas manis usahakan tempatkan pada wadah dengan tutup yang rapat. Sementara guna daun jeruk, jahe, lengkuas, kencur, kunyit, cabai, dan bawang yang bentuknya utuh dapat Anda tempatkan pada wadah terbuka. Namun, andai sudah dikupas atau dicukur sebagian, simpan sisanya ke dalam kulkas.

Di samping itu, pertimbangkan untuk melakukan pembelian persediaan bumbu dapur cocok kebutuhan. Jangan, melakukan pembelian terlalu tidak sedikit jika memang jarang digunakan. Ingat, kualitas bumbu dapur bubuk lazimnya bertahan sekitar satu tahun. Lebih dari itu, ketajaman rasa dan baunya bakal berkurang. Malah dapat menimbulkan rasa yang mengherankan alias tengik andai penyimpanannya tidak benar.

Jangan tak sempat untuk mengecek semua bumbu dapur secara rutin. Ini menolong Anda untuk memeriksa persediaan sekaligus melemparkan bumbu dapur yang telah tidak pantas konsumsi.

3. Pertimbangkan untuk meluangkan lemari khusus

Cahaya, udara, panas, dan kelembapan ialah musuh untuk bumbu dapur. Itu sebabnya Anda perlu tempat yang kering dan gelap, laksana lemari. Jika lemari tidak memungkinkan, Anda dapat menggunakan rak tersingkap yang menempel di dinding.

Namun, tempatkan rak itu menjauhi penyampaian cahaya matahari langsung dari celah jendela. Pilih wadah plastik atau kaleng yang warnanya buram dan tutupnya rapat.

Kemudian, beri label nama rempah di unsur depan wadah agar Anda tidak bingung ketika hendak menggunakannya. Jangan menanam rempah yang bertolak belakang pada wadah yang sama karena dapat merusak rasa dari rempah. Sebelum digunakan, cuci dahulu wadahnya sampai bersih.

Cara Menyimpan Bumbu Dapur Agar Tetap Berkualitas